Minggu, 12 November 2017

Syarat

Part 6 - Syarat
Aku juga adalah seseorang yang bergelut dalam dunia agamis. Sekalipun aku terkadang bergamis tapi sama sekali tak menganggapnya sebagai bagian dari agama. Hanya sekedar ahlak semata, sebab itulah kebiasaan orang-orang arab. Hidup berbaur dalam lingkungan mereka pun harus mempelajari kebiasaanya. Di sini pengemis pun memakai gamis, tapi sama sekali tak dianggap sebagai orang yang mumpuni dalam agama. Beda lagi mungkin jika menemukan orang bergamis di negeri asalku. "Ini pasti ustadz" gumam sebagian orang. Tertawa sendiri aku memikirkannya.
       Belajar ilmu agama tak seperti ilmu-ilmu lain. Dia itu bersyarat. Orang yang tak bertuhan pun bisa menjadi dokter. Tapi apakah seorang ulama' bisa dari orang-orang atheis? Jawabannya pasti tidak. Mereka yang bergelut dalam dunia agamis harus benar-benar bisa memenuhi syaratnya. Jika tidak, maka bala' akan menimpa.
       Mereka yang menjual agama lahir karena tidak memenuhi syarat dalam menuntut ilmu agama. Itu sudah pasti. Lalu apa syaratnya? Syaratnya tidak banyak, tidak lebih dari tiga dan dua yaitu taqwa. Mereka yang sama sekali tak memilki takwa dalam qalbunya hanya akan berakhir menjadi orang yang memperdagangkan agama. Mudah-mudahan saja aku tak ikut terlibat dalam kasus kriminal ini. Masalahnya yang mengakimi bukan hukum kenegaraan, tapi hukum ilahiyyat. Saya kira itu lebih parah lagi. Pokoknya hati-hati saja deh.
       Sudahlah, aku yakin jika yang kutulis ini adalah hal yang sensitif. Akan banyak pasti yang sinis ketika membacanya. Tapi bodoh amat dan peduli amat. Aku hanya menulis untuk menasehati diriku sendiri, jika ada merasa tersinggung, ya,,harus intropeksi diri dong. Saya kira nalarnya pun masih bisa memahami, kecuali mungkin akan bergesekan dengan kepentingan-kepentingan duniawi. Kalau berkaitan dengan itu aku angkat tangan. Sebab akan sangat susah melubangi batu dengan setetes air.
       Sekali lagi aku masih seorang pelajar. Dan belum tentu juga imanku akan kuat jika berada di posisi para pedagang itu. 100 juta, 1 M bayangkan saja jikalau dapat tawaran segede itu. siapa yang gak ngiler coba? itu bisa buat beli segudang seperangkat alat solat dan dibayar tunai. Kira-kira cukuplah buat mahar. Hehehe..

#p_u
to be continued...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Chapter 03

Mengislamkan Demokrasi   Berjarak lima belas meter samping kanan sekolah, mematung gubuk kumuh tak berpenghuni. Entah sepinya sud...